Denniarsuryatika's Blog

Just another WordPress.com site

Menengok Indonesia November 3, 2010

Filed under: Uncategorized — denniarsuryatika @ 10:16 am

Kali ini saya akan membagi pengetahuan tentang adat istiadat  yang terdapat di berbagai daerah di Indonesia kita ini,  mulai dari Mentawai, daerah yang sedang ditimpa bencana ini di kalangan penduduknya terdapat kebiasaan mengikir gigi. Uh… bisa dibayangkan sakitnya gigi yang dikikir  seperti itu!! Dan kebiasaan adat ini hanya boleh dilakukan untuk kalangan anak- anak saja hal ini tidak menjadikan mereka gentar sedikitpun, bagaimana ya kalau kita yang jadi mereka mungkin sebalum pengikir gigi mendarat di mulut kita, kita sudah lari tunggang langgang  hehehe…. Adat ini tidak diperbolehkan untuk para orang dewasa/ bagi yang sudah menikah karena itu sudah menjadi larangan secara turun temurun.

Untuk selanjutnya, kita berada di Pulau Lombok, pernahkan kita melihat nenek  atau kakek kita memakan daun sirih? biasanya kita menganggap itu kebisaan kuno untuk jaman moderen sekarang ini, namun di Pualu ini mengunyah sirih merupakan kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat desa.Kebiasaan ini tidak hanya dilakukan oleh para sesepuh desa saja namun para remaja dan orang- orang dewasa juga ikut mengambil alih juga dalam kebiasaan ini.. Mungkin dibayangan kita sekarang ini apa enak daun sirih itu? hm.. walaupun tidak terasa enak seperti permen ataupun gula- gula, tapi dalam ilmu kedokteran daun sirih membantu membersihkan gigi kita dari sisa- sisa  makanan yang menempel di gigi kita dan membuat gigi kita menjadi putih mau mencoba kah anda?

Kita beralih lagi ke daerah Toraja, Sulawesi. Saudara kita yang bertempat tinggal di sini berbeda cara menyampaikan sesauatu dengan kita kalau kita yang biasanya berkomunikasi via internet, sms, surat, e-mail dan lain sebagainya. Pada daerah ini mereka menyampaikan amanat, pesan, nasehat larangan maupun harapan bagi semua kalangan melalui karya pahatan- pahatan cantik nan elok yang biasanya selalu meraka gantung pada tempat- tempat yang dianggap tepat menaruhnya.

Sedangkan di daerah Lampung , bila seorang yang meninggal dunia sebelum menikah , maka semua pakaiannya akan dibagi- bagikan ke seluruh keluarga ataupun kerabat- krabatnya sampai tiada yang tersisa, dipercayai dengan begitu arwahnya tidak akan mengganggu lagi. wah ngeri juga ya..

Nah, yang ini kita berada di daerah Gayo, di daerah ini dukun sunat merangkap menjadi peramal nasib / kehidupan anak yang disunat, dengan melihat caranya darah menetes.. hii… ngeri.. takut.. takut..

Di Daerah Kab. Tapanuli Utara bila sebuah kampung kemasukkan macan tetua kampung akan segera berkeliling memberi teguran dan petunjuk , sebab peristiwa itu menandai adanya pelanggaran norma setempat yang telah ada sejak nenek moyang.

Dan, yang terakhir, di daerah asmat Irian Jaya, masih sangat melekat budaya nenek moyang salah satunya adalah para penduduk banyak yang masih membawa kemana- mana tengkorak leluhurnya sebagai jimat. Bila kebetulan mereka berkumpul di Balai, para lelaki menanggalkan jimat dan menitipkannya di tempat yang telah disediakan. Wah, jadi merinding sendiri membayangkannya.. bagaiman mnurut anda  semua.. saya tunggu komentarnya..

 

Air Terjun Dolo yang Menawan Juli 23, 2010

Filed under: Uncategorized — denniarsuryatika @ 10:01 am

Kalau wisata yang satu ini juga sama istimewanya dengan wisata-wisata lain di Kediri. Dengan Nama Air Terjun Dolo yang terletak di Dusun Besuki, Desa Jugo, kecamatan Mojo, Kediri. Jarak tempuhnya sekitar 25 km ke arah Barat dari Kota Kediri. Yah meskipun termasuk jarak yang jauh tapi itu sepadan dengan apa yang kita nikmati di wisata tersebut, bahkan tidak ada rasa menyesal karena bersusah payah untuk dapat pergi kesana, di awal kita memasuki daerahnya kita sudah disambut dengan rindanganya rerimbunan pohon pinus yang lebat dan hembusan angin yang menyegarkan tubuh kita yang sudah lelah ketika awal bepergian. Udaranya yang sejuk membuat kita sangat menikmati dan betah-betah saja untuk berlama-lama disana, kalau kita sudah memasuki daerah Besuki kita harus melanjutkan perjalanan lagi sekitar 4 km. Sesampainya di tempat pemberhentian, perjalanan di lanjutkan dengan berjalan kaki menuju Air terjun. Jalan yang kita lewati itu terbuat dari bebatuan yang desainnya dipadu dan diadaptasi dengan lingkungan sekitar, sehingga kesan alami tetap terasa. kurang lebih 10 menit kita sudah mendengar gemericik air yang terdengar sehingga membuat kita ingin segera sampai disana. Letak wisata ini sekitar 1.800 meter dari permukaan laut, dan ketinggiannya mencapai sekitar 25 meter. Wah terlihat menyenangkan bukan? Ingin lihat secara langsung? ayo teman-teman mampir ngopi aja di Kediri, dan lanjutkan perjalanan menuju wisata ini. dijamin bakalan puas deh.

 

Kenalan dengan Simpang LIma Gumul yuk!!! Juli 23, 2010

Filed under: Uncategorized — denniarsuryatika @ 9:21 am

Teman, pernah dengarkah salah satu wisata di kabupaten Kediri yaitu tentang pembangunan sebuah Monumen di Kabupaten Kediri yang merupakan dobrakan dari Bupati kab. Kediri, yang dibangun pada luas area sekitar 37 hektar dan ditengahnya terdapat monumen setinggi 30 meter. Pada masa yang akan datang dijadikan sebagai TRADE CENTER dan pusat perdagangan yang diharapkan dapat membuat kabupaten Kediri semakin ” Bersinar Terang ” sesuai dengan slogannya itu. Diharapkan Monumen tersebut nantinya akan menjadi Kota Baru yang dilengkapi dengan Mall bergensi, dan sekarang dalam proses pembangunan dan terletak di bagian sebelah selatan monumen tersebut ,selain itu akan dibangun perhotelan guna mengantisipasi para wisatawan yang meludak nantinya terkait dengan program pengembangan Paket Wisata keseluruhan kabupaten Kediri, ada pula pertokoan, pusat grosir, perbankan, dan lain-lain yang pastinya dapat dinikmati sampai kita puas. Ingin melihat secara langsung kah teman-teman? kalau mampir ke Kediri jangan lupa ya untuk mengunjungi wisata ini. Ditunggu lo ya?

 

Bersapa Ria Juli 20, 2010

Filed under: Uncategorized — denniarsuryatika @ 9:46 am

Salam kepada semuanya, perkenalkan nama saya Denniar Surya Tika, saya kelahiran Kota Kediri. Di awal saya menulis ini, saya hanya mengenalkan diri. Tapi dari perkenalan ini semoga pengunjung blog saya dapat memberi sapaan kepada saya sehingga membuat saya semakin senang menulis hal-hal yang saya ketahui, untuk dapat dibagikan kepada kawan – kawan semuanya. Sekian dulu tulisan saya. Matur Suwun.

 

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.